Rabu, 02 Mei 2018

      
     Perkembangan teknologi komputer yang semakin pesat tidak memungkiri keinginan setiap oranng yang tidak pernah puas. Kemajuan teknologi komputer dari waktu ke waktu pertumbuhannya sangatlah cepat, sedangkan tuntutan kebutuhan yang semakin tinggi menjadi masalahnya. Super Computer merupakan suatu langkah untuk memfasilitasi dengan memanfaatkan kecepatan yang sangat tinggi disebut Komputer Kuantum. Komputer yang biasa digunakan masih berbasis digital yang menggunakan microprocessor sebagai proses kerjanya. Teori kunatum ini pertama kali dicetuskan oleh fisikawan yang bernama Paul Benoff pada tahun 1981 dengan mengaplikasikan fisika kuantum pada teknologi komputer. Kajian ini ditulis dengan tujuan untuk membahas pengertian tentang pengertian komputer kuantum dan sejauh mana perkembangannya, dengan manfaat untuk memperluas pengetahuan tentang teknologi komputer kuantum.

Pengertian Komputer Quantum

Pengertian sederhana dari komputer kuantum adalah jenis chip processor terbaru yang diciptakan berdasar perkembangan mutakhir dari ilmu fisika (dan matematika) quantum. Singkatnya, chip konvensional sekarang ini perlu diganti dengan yang lebih baik. Pengertian komputer kuantum adalah merupakan suatu alat hitung yang menggunakan sebuah fenomena mekanika kuantum, misalnya superposisi dan keterkaitan, untuk melakukan operasi data. Dalam komputasi klasik, jumlah data dihitung dengan bit; dalam komputer kuantum, hal ini dilakukan dengan qubit.[1]


Sejarah Komputer Quantum

Ide mengenai komputer kuantum ini berasal dari beberapa fisikawan antara lain Charles H. Bennett dari IBM, Paul A. Benioff dari Argonne National Laboratory, Illinois, David Deutsch dari University of Oxford, dan Richard P. Feynman dari California Institute of Technology (Caltech). Pada awalnya Feynman mengemukakan idenya mengenai sistem kuantum yang juga dapat melakukan proses penghitungan. Fenyman juga mengemukakan bahwa sistem ini bisa menjadi simulator bagi percobaan fisika kuantum.

Selanjutnya para ilmuwan mulai melakukan riset mengenai sistem kuantum tersebut, mereka juga berusaha untuk menemukan logika yang sesuai dengan sistem tersebut. Sampai saat ini telah dikemukaan dua algoritma baru yang bisa digunakan dalam sistem kuantum yaitu algoritma shor dan algoritma grover.

Walaupun komputer kuantum masih dalam pengembangan, telah dilakukan eksperimen dimana operasi komputasi kuantum dilakukan atas sejumlah kecil Qubit. Riset baik secara teoretis maupun praktik terus berlanjut dalam laju yang cepat, dan banyak pemerintah nasional dan agensi pendanaan militer mendukung riset komputer kuantum untuk pengembangannya baik untuk keperluan rakyat maupun masalah keamanan nasional seperti kriptoanalisis.

Telah dipercaya dengan sangat luas, bahwa apabila komputer kuantum dalam skala besar dapat dibuat, maka komputer tersebut dapat menyelesaikan sejumlah masalah lebih cepat daripada komputer biasa. Komputer kuantum berbeda dengan komputer DNA dan komputer klasik berbasis transistor, walaupun mungkin komputer jenis tersebut menggunakan prinsip kuantum mekanik. Sejumlah arsitektur komputasi seperti komputer optik walaupun menggunakan superposisi klasik dari gelombang elektromagnetik, namun tanpa sejumlah sumber kuantum mekanik yang spesifik seperti keterkaitan, maka tak dapat berpotensi memiliki kecepatan komputasi sebagaimana yang dimiliki oleh komputer kuantum.[3]


Konsep Komputer Quantum

Komputer Kuantum memanfaatkan fenomena ‗aneh‘ yang disebut sebagai superposisi. Dalam mekanika kuantum, suatu partikel bisa berada dalam dua keadaan sekaligus. Inilah yang disebut keadaan superposisi. Dalam komputer kuantum, selain 0 dan 1 dikenal pula superposisi dari keduanya. Ini berarti keadaannya bisa berupa 0 dan 1, bukan hanya 0 atau 1 seperti di komputer digital biasa. Komputer kuantum tidak menggunakan Bits tetapi QUBITS (Quantum Bits). Karena kemampuannya untuk berada di bermacam keadaan (multiple states), computer kuantum memiliki potensi untuk melaksanakan berbagai perhitungan secara simultan sehingga jauh lebih cepat dari komputer digital.[4]

Gambar 1. Perbedaan bits dan qubits
Gambar 2. Ilustrasi register quantum
Gambar 3. Ilustrasi quantum processor



4. Qubit

Perhatikan dua contoh binary berikut ini: 011 dan 111. Binary pertama adalah 3 dan binary ke dua adalah 7. Secara umum, tiga digit angka tersebut ditulis dengan 23 = 8 dalam konfigurasi yang berbeda yang mewakili integer 0 sampai 7. Namun, tiga digit angka yang tersimpan tersebut hanya mampu menyimpan satu angka pada suatu keadaan waktu. Qubit pada sistem quantum yang ditulis Boolen dengan angka 0 dan 1 diwakili oleh suatu ketetapan kuantum normal dan orthogonal mutual yang dinyatakan dengan{|0>,|1>}. Kedua bentuk tersebut membentuk sebuah basis komputasional dan yang lain ditulis sebagai superposisi yaitu α|0> + β|1> dimana dan dalam hal itu adalah | | 2 + | | 2 = 1. Qubit adalah tipikal sistem mikroskopik, misalnya : atom, nuclear spin dan polarisasi photon. Kumpulan dari qubit n dinamakan sebuah register quantum yang berukuran n.[2]


Algoritma Quantum Computing

A. Algoritma Shor

Algoritma Shor merupakan sebuah algoritma kuantum yang efisien bisa menguraikan pada pengali jumlah besar. Algortima ini merupakan pusat pada sistem yang menggunakan teori bilangan untuk memperkirakan periodisitas dari urutan nomor. Ditemukan oleh Peter Shor. Algortima ini di perbaharui oleh Lov Grover dari Bell Labs pada tahun 1996, dengan algoritma yang sangat cepat dan terbukti menjadi yang tercepat mungkin untuk mencari melalui database tidak terstruktur.

Algoritma ini sangat efisien sehingga hanya membutuhkan rata-rata, sekitar akar N persegi pencarian untuk menemukan hasil yang diinginkan, sebagai lawan pencarian dalam komputasi klasik, yang pada kebutuhan rata-rata N / 2 pencarian. N adalah jumlah total elemen.

Algoritma Shor didasarkan dari sebuah teori bilangan: fungsi F(a) = xamod n adalah feungsi periodik jika x adalah bilangan bulat yang relatif prima dengan n. Dalam Algoritma Shor, n akan menjadi bilangan bulat yang hendak difaktorkan. Pada masalah ini algoritma quantum shor memanfaatkan pararellisme quantum untuk melakukannya hanya dengan satu langkah. Karena F(A) adalah fungsi periodik, maka fungsi ini memiliki sebuah periode r. Diketahui x0mod n = 1, maka xr mod n =1, begitu juga x2r mod n dan seterusnya.[1]


B. Algoritma Grover

Algoritma Grover adalah sebuah algoritma kuantum untuk mencari database disortir dengan entri N di O ( N1 / 2 ) waktu dan menggunakan O ( log N ) ruang penyimpanan (lihat notasi O besar ) . Lov Grover dirumuskan itu pada tahun 1996 . Dalam model komputasi klasik , mencari database unsorted tidak dapat dilakukan dalam waktu kurang dari waktu linier (jadi hanya mencari melalui setiap item optimal ) .

Algoritma Grover menggambarkan bahwa dalam model kuantum pencarian dapat dilakukan lebih cepat dari ini ; sebenarnya waktu kompleksitas O ( N1 / 2 ) adalah asimtotik tercepat mungkin untuk mencari database unsorted dalam model kuantum linear . Ini menyediakan percepatan kuadrat , seperti algoritma kuantum lainnya , yang dapat memberikan percepatan eksponensial atas rekan-rekan mereka klasik . Namun, bahkan percepatan kuadrat cukup besar ketika N besar .

Seperti banyak algoritma kuantum , algoritma Grover adalah probabilistik dalam arti bahwa ia memberikan jawaban yang benar dengan probabilitas tinggi . Kemungkinan kegagalan dapat dikurangi dengan mengulangi algoritma. ( Sebuah Contoh Bahasa dari algoritma kuantum deterministik adalah algoritma Deutsch - Jozsa , Yang Selalu menghasilkan jawaban Yang BENAR).[1]

6. Quantum Cryptography

Crytography quantum tidak menggunakan teknik marematika untuk menjamin keamanan data tetapi menggunakan sifat fisika cahaya. Dalam ilmu fisika dikenal istilah ― foton‖ yang merupakan partikel terkecil cahaya, sehingga tidak dapat diuraikan (diperkecil lagi). Cryptography memerlukan trilyunan foton untuk mengirim suatu pesan dan hanya satu foton saja yang berisi pesan.

Algoritma cryptography quantum merupakan jenis algoritma pertukaran kunti simetri dan tidak digunakan untuk melakukan enkripsi langsung pada pesan yang ada. Cryptography quantum ditemukan oleh Bennett dan Brassard pada tahun 1984. Cryptography quantum digunakan di Swiss yang menghubungkan kota Geneva dan Laussane dengan serat optic sepanjang 67 km dan untuk menambah jarak lagi akan bisa dilakukan dengan membangun station penghubung, tapi hal tersebut tidak memungkinkan dengan satu alasan tidak dibangunnya station sambungan karena akan memperbesar resiko penyadapan, sebab station penghubung merupakan proses pengulangan dari foton yang ada.

Kecanggihan sistem Quantum Cryptography ternyata berhasil dijebol. Salah satu metode enkripsi sistem pengamanan jaringan komputasi yang canggih serta palinq dianqqap aman selama ini yakni quantum cryptographic system ternyata mampu ditembus aksi hacker yang bahkan serangannya bersifat : ―invisible attack‖ sehingga aksi pembobolan dapat berjalan secara diam-diam menyelinap tak terdeteksi.

Quantum cryptography dipandang metode sistem yang bekerja sempurna dengan mengandalkan prinsip dasar bahwa sistem ini tak

mungkin ditembus sama sekali tanpa terlebih dahulu mengakibatkan terjadinya gangguan pada integritas keutuhan sistem sediakala yang tengah berlangsung. Dalam teorinya tatkala pihak hackers berupaya menembus melakukan intersepsi ataupun ―menguping‖ untuk mengendus data kode quantum encryption yang tengah ditransmisikan dalam jaringan, maka akan selalu terjadi gangguan pada sistem hingga dengan seketika sistem ini dapat memicu alarm pertanda deteksi telah terjadinya gangguan.

Dalam publikasi yang dimuat dalam jurnal ilmiah terkini ―Nature Photonics‖ Vadim Makarov dkk. peneliti dari University of Science and Technology di Trondheim – Norwegia memaparkan eksperimen aksi hacking yang diyakininya 100% membobol sistem hingga berhasil digondolnya kunci kode sandi pengamanan : encryption code dan ternyata aksi pembobolan ini berjalan dengan sama sekali tanpa menimbulkan sedikit pun pertanda akan adanya gangguan pada sistem quantum cryptographic dijalankan. Pada praktek aksi Makarov dkk didemontrasikan dalam pembobolan sistem pengamanan jaringan quantum cryptographic yang tersedia komersial yakni IDquantique buatan Swiss dan MagiQ dari Massachussets.

Sistem quantum cryptographic bekerja dengan memunculkan sederet kode kunci rahasia dengan proses enkode senilai tertentu dari sistem bilangan binary —0 atau 1— dengan membonceng karakteristik perbedaan status quantum photon yang merupakan bagian dari sejumput partikel cahaya.

Aksi pembobolan hacking temuan Makarov dkk dilaksanakan dengan menyorotkan sejumput sinar laser sebesar 1 milliwatt hingga

menjadikannya mampu mengecoh sistem deteksi yang berfungsi menjaga keutuhan integritas keseluruhan sistem hingga diperdaya tanpa dapat mendeteksi akan adanya gangguan yang tengah berjalan menyadap sistem enkripsi pengamanan.

Dalam penjelasan akhirnya Makarov berujar betapa tim pembobol hacker kelompoknya pada dasarnya bekerja dengan mengeksploitasi suatu celah kelemahan keamanan : ―security loophole‖ sedemikian rupa hingga seolah merubah sistem quantum cryptography yang canggih menjadi bagaikan sistem pengamanan model klasik yang lebih gampang ditembus, dan rekayasa ini terjadi tanpa disadari oleh pihak siapa pun selaku penjaga pembuat sistem pengamanan enkripsi yang sediakalanya amat canggih.
Gambar 4. Ilustrasi quantum cryptography system



SUMBER :

  1. 1. Thiofany Angelius Dachi, "Komputer Kuantum(Quantum Computer)", ilmuti.org, 2014.

  2. 2.     Herlambang Saputra, "Kajian Tentang Komputer Kuantum Sebagai Pengganti Komputer Konvensional Di Masa Depan", Politeknik Negeri Sriwijaya, 2009.

  3. 3.     https://id.wikipedia.org/wiki/Komputer_kuantum

  4. 4.     http://www.yohanessurya.com/download/penulis/Bermimpi_07.pdf
  5. 5.   http://ockta12bella.blogspot.co.id/2017/04/artikel-quantum-computing.html

Cloud Computing adalah suatu pergeseran dari perusahaan dalam membeli dan memelihara server dan aplikasi on-premise yang mahal, dan bergerak menuju metode penyewaan IT, sesuai dengan kebutuhan, dari satu penyedia layanan public cloud
Hanya dalam beberapa tahun terakhir hal ini telah menjadi layak dan masuk akal bagi perusahaan untuk memindahkan teknologi mereka ke sebuah pusat data yang dikelola secara profesional oleh pihak luar. Perubahan ini telah didorong oleh mulai tersedianya Internet berkecepatan tinggi yang tidak hanya tersedia di kantor Anda, tetapi juga di rumah, di warung kopi dan di mana saja anda dapat melakukan penerimaan sinyal telepon seluler. Kenyataan ini telah memungkinkan terjadinya konsolidasi yang revolusioner.
Alasan ekonomi yang menjadi pendorong di belakang konsolidasi ini adalah penghematan biaya yang signifikan dan pengurangan risiko yang diterima oleh perusahaan ketika mereka memusatkan sumber daya teknologi mereka di sebuah pusat data yang dikelola secara profesional oleh pihak luar. Penyedia layanan publik dapat mengimplementasikan keamanan industri yang paling canggih dan proses ketersediaan yang tinggi serta menawarkan pemantauan dan pemeliharaan server 24×7.

Biaya teknologi yang lebih rendah karena penyedia layanan public dapat berbagi sumber daya teknologi dan melakukan pembelian perangkat keras dan perangkat lunak dalam jumlah besar untuk Anda. Saat ini, dengan biaya lebih murah perusahaan dapat mendapatkan perangkat lunak terbaru maupun ketersediaan sistem yang tinggi yang dulunya hanya bisa dijangkau oleh perusahaan besar.
Amazon Web Services


Pada pandangan pertama, Amazon Web Services mungkin tampak lebih seperti IaaS (Infrastruktur sebagai layanan), tapi ini sistem komputasi awan sebenarnya adalah sebuah PaaS yang menawarkan fitur infrastruktur tambahan.

Meskipun kemampuan IaaS tersedia dengan AWS, platform memungkinkan Anda untuk mengembangkan dan menyebarkan aplikasi tanpa harus menjalankan dan memelihara server Anda sendiri. Salah satu manfaat dari memiliki kemampuan Amazon dengan IaaS balik platform ini adalah bahwa hampir tidak ada akhir untuk bahasa yang berbeda coding Anda dapat menggunakan atau aplikasi dan teknologi sisi Anda dapat berjalan di platform ini, menjadikannya salah satu pilihan yang lebih fleksibel dalam pasar saat ini.
Untuk pilihan database, Anda juga dapat membuat database Anda sendiri di server Anda sendiri atau memungkinkan Amazon untuk menangani semua tugas database administrasi dengan Layanan Relational Database, atau Amazon RDS. fitur infrastruktur seperti ini memungkinkan Anda untuk menyesuaikan PaaS Anda lebih dari yang Anda bisa dengan beberapa model yang lebih tradisional. Fitur PaaS standar masih tersedia juga, seperti kemampuan pencarian dengan Amazon CloudSearch, fitur manajemen alur kerja dan antrian pesan tersedia.

Infrastructure as a Service (IaaS)
Infrastructure as a Service (IaaS) adalah layanan dari Cloud Computing dimana kita bisa “menyewa” infrastruktur IT (komputasi, storage, memory, network dsb).
Ada kasus ketika konfigurasi yang disediakan oleh penyedia PaaS tidak sesuai dengan keinginan kita. Kita berniat menggunakan aplikasi yang memerlukan konfigurasi server yang unik dan tidak dapat dipenuhi oleh penyedia PaaS. Untuk keperluan seperti ini, kita dapat menggunakan layanan cloud computing tipe Infrastructure as a Service (IaaS).
Pada IaaS, penyedia layanan hanya menyediakan sumber daya komputasi seperti prosesor, memori, dan storage yang sudah tervirtualisasi. Akan tetapi, penyedia layanan tidak memasang sistem operasi maupun aplikasi di atasnya. Pemilihan OS, aplikasi, maupun konfigurasi lainnya sepenuhnya berada pada kendali kita.

Jadi, layanan IaaS dapat dilihat sebagai proses migrasi server-server kita dari on-premise ke data center milik penyedia IaaS ini. Para vendor cloud computing lokal rata-rata menyediakan layanan model IaaS ini, dalam bentuk Virtual Private Server seperti Windows Server Hyper-V, VM Ware Virtualization dan lain-lain. Berikut merupakan contoh IaaS :




NaviSite
  
         NaviSite adalah penyedia internasional terkemuka kelas enterprise, dikelola hosting, dikelola aplikasi dan layanan cloud. NaviSite menyediakan paket lengkap layanan dikelola handal dan scalable, termasuk aplikasi Services, industri terkemuka Kewirausahaan Hosting dan Managed Cloud Solutions untuk perusahaan mencari untuk melakukan outsourcing infrastruktur TI dan menurunkan modal dan biaya operasional. pelanggan perusahaan bergantung pada NaviSite untuk solusi yang disesuaikan, disampaikan melalui jejak internasional negara-of-the-art pusat data. Sebagai penyedia solusi layanan lengkap, NaviSite memanfaatkan teknologi terbaru IT untuk membangun, menerapkan, dan mengelola sistem mission-critical dan aplikasi untuk perusahaan menengah dan perusahaan di berbagai industri. tim yang sangat berpengalaman NaviSite untuk spesialis TI adalah pada 24/7/365 tangan untuk mendukung bahkan yang paling kompleks lingkungan TI. pelanggan perusahaan mengandalkan kemitraan dengan NaviSite tidak hanya untuk mengoptimalkan infrastruktur TI untuk memenuhi kebutuhan bisnis saat ini, tetapi juga untuk beradaptasi dengan cepat untuk memenuhi kebutuhan bisnis masa depan.
Manfaat utama dari solusi NaviSite meliputi: 


  1. Mitigasi Belanja Modal
    Dengan solusi NaviSite ini, perusahaan dapat menghindari pengeluaran modal yang besar terkait dengan membangun dan memelihara di rumah pusat data, sementara meningkatkan efisiensi dari scalable, infrastruktur virtual untuk menghilangkan biaya tersembunyi dari underutilization sumber daya TI.
  2. Lebih cepat waktu-ke-Nilai
    Solusi NaviSite ini mempercepat waktu-ke-nilai bagi pelanggan perusahaan dengan menghilangkan siklus pengadaan yang panjang terkait dengan proyek-proyek pembangunan di-rumah, dan memastikan penyebaran bergerak cepat dari pementasan untuk hidup produksi.
  3. Superior Customer Service
    Solusi NaviSite ini didukung oleh perjanjian industri terkemuka tingkat layanan (SLA), 24x7x365 dukungan pelanggan dan monitoring pelanggan online dan platform manajemen yang menyediakan pengawasan dan kontrol penuh.
  4. Disaster Recovery
    layanan Disaster Recovery NaviSite ini diintegrasikan ke dalam semua solusi tingkat perusahaan dan disesuaikan untuk memenuhi kebutuhan pemulihan data perusahaan tertentu, sementara mengurangi risiko masa depan kehilangan data bencana dan downtime.

 Berikut akuisisi oleh Time Warner Cable (TWC) pada tahun 2011, NaviSite diberdayakan untuk melayani perusahaan lebih lengkap dari sebelumnya dalam sejarah. Sebagai penyedia TWC Cloud dan Managed Services portofolio, NaviSite memiliki akses unik untuk infrastruktur TWC ini jaringan, modal, dan sumber daya lainnya bisnis. NaviSite diposisikan untuk menjadi tangkas dalam menghadapi berkembang kebutuhan teknologi, membantu perusahaan untuk memindahkan fungsi tombol untuk mengamankan, lingkungan data center yang handal dan untuk mengakses solusi dikelola yang membantu proses bisnis drive dan efisiensi biaya.   





TelkomCloud 


Telkom Cloud adalah layanan yang menyediakan IT Resources Service (Computing, Storage & Network) dan Application Services dengan menggunakan teknologi virtualisasi berbasis cloud computing (on-demand, rapid elasticity, & fast deployment) yang akan meningkatkan akselerasi bisnis pelanggan.

Amazon’s Elastic Compute Cloud (EC2)
   




Amazone EC2 sebagai commercial web service yang menyediakan akses cloud kepada perusahaan dan individu untuk menyewa komputer storage yang bisa digunakan sebagai platform pengembangan aplikasi secara online, inilah awal dari IaaS, yaitu perusahaan yang menyediakan infrastruktur sebagai sebuah layanan.